PEMANFAATAN JUS JAMBU DAN TABLET TAMBAH DARAH UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN DI PUSKESMAS DERSALAM
(1) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(2) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(3) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(4) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(5) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(*) Corresponding Author
Abstract
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta berisiko berlanjut hingga usia dewasa dan memengaruhi kesehatan reproduksi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui peningkatan pengetahuan tentang pentingnya hemoglobin serta pemanfaatan tablet tambah darah yang didukung konsumsi sumber vitamin C, seperti jus jambu biji. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pemanfaatan jus jambu biji dan tablet tambah darah dalam upaya meningkatkan kadar hemoglobin. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan promotif dan preventif yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Irsyah Kudus. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan diawali dengan pendaftaran peserta, pemeriksaan kesehatan, pengukuran kadar hemoglobin, serta pre-test untuk mengukur pengetahuan awal. Selanjutnya dilakukan penyuluhan kesehatan menggunakan media PowerPoint dan leaflet, diskusi interaktif, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana persentase remaja putri dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 34,48% pada pre-test menjadi 79,31% pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang anemia, peran hemoglobin, serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah yang dikombinasikan dengan jus jambu biji. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dan mendukung upaya pencegahan anemia melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Sholaikhah Sulistyoningtyas, S., & Rifa’atul A. (2022). Pemberian jus jambu biji berpengaruh pada kenaikan kadar hemoglobin remaja putri di Asrama Putri SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. J Kebidanan Indones. 13(1):86–93.
Supariasa IDN, Bakri B FI. (2021). Penilaian status gizi Edisi ke-2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Silvia, A., Kartini, A., & Nugraheni SA. (2019). Hubungan Asupan Zat Gizi (Protein, Zat Besi, Vitamin C) dan Pola (Siklus, Lama) Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin (Studi pada Remaja Putri di SMK Negeri 10 Semarang). Jurnal Kesehat Masy (Undip). 7(4):218–27.
Arisman. (2020). Gizi dalam daur kehidupan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
A R. (2020). Dampak anemia terhadap kesehatan reproduksi remaja putri. J Kesehat Reproduksi. 11(1):45–52.
Notoatmodjo S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes.RI.
Juliana D. (2019). Hubungan asupan zat besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri. J Gizi Klin Indones. 15(2):67–74.
Prasetyo E WS. (2014). Pengembangan model kebijakan berbasis budaya keselamatan perilaku untuk peningkatan kesehatan masyarakat. J Kesehat Masy Cendekia Utama. 2(1):1–10.
Kumutha V, Aruna S PR. (2014). Effectiveness of health education interventions on behavioral change and physiological outcomes. IOSR J Nurs Heal Sci. 3(4):1–6.
DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v9i1.600
Article Metrics
Abstract viewed : 9 timesPDF files downloaded : 2 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/
Copyright of Jurnal Pengabdian Kesehatan. ISSN: 2614-3593 (Print) and 2614-3607 (Online).
