EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DAN ANTI PERUNDUNGAN PADA MAHASISWA

David Laksamana Caesar(1*), Arina Hafadhotul Husna(2), Ervi Rachma Dewi(3), Naisya Zaidatul Aziza(4)

(1) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(2) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(3) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(4) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(*) Corresponding Author

Abstract


Kasus perundungan di perguruan tinggi dalam lima tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa 3 dari 10 perempuan pernah mengalami kekerasan seksual, dengan sebagian besar kasus terjadi di lingkungan perguruan tinggi. Provinsi Jawa Tengah mencatat peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan, hal ini menunjukan bahwa kampus belum menjadi zona aman dari tindakan kekerasan seksual dan perundungan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang pencegahan kekerasan seksual dan anti perundungan di lingkungan kampus, harapanya melalui kegiatan ini mahasiswa paham tentang konsep kekerasan seksual dan perundungan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan beberapa metode yaitu ceramah, diskusi, dan simulasi. Media yang digunakan dalam kegiatan antara lain power point dan video. Hasil kegiatan menunjukan bahwa mahasiswa memahami tentang dasar hukum, konsep relasi kuasa, dampak kekerasan seksual dan perundungan. Mahasiswa juga mengetahui mekanisme pelaporan dan pendampingan, jika terjadi kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan kampus.


Keywords


Edukasi; Kekerasan Seksual; Anti Perundungan

Full Text:

PDF

References


KemenPPPA. (2022). Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

BPS & UNFPA. (2021). *Survei Nasional Pengalaman Hidup Perempuan dan Laki-laki (SNPHar) 2021*. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Kemdikbudristek. (2023). Laporan Sistem Informasi Online Pemantauan dan Pelaporan Kekerasan Seksual (SIMONPP). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah. (2023). Laporan Tahunan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2022. Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Nurhayati, S., & Setyawan, D. B. (2024). Faktor Penghambat Pelaporan Kekerasan Seksual pada Mahasiswa di Lingkungan Perguruan Tinggi Negeri Jawa Tengah. Jurnal Psikologi Sosial, 22(1), 45-59.

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Jawa Tengah. (2023). Catatan Hasil Pemantauan dan Pengaduan Perlindungan Anak. Semarang: KPAD Jawa Tengah.

Setiawan, A., dkk. (2022). "Prevalensi dan Dampak Perundungan di Lingkungan Perguruan Tinggi: Studi di Empat Universitas di Jawa". Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(1), 45-60.

KPAI. (2023). Catatan Akhir Tahun 2023: Perlindungan Anak di Dunia Digital. Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Wijayanti, R., Arifin, Z., & Saputra, A. D. (2023). Bullying dalam Dinamika Organisasi Kemahasiswaan di Jawa Tengah: Sebuah Studi Eksploratif. Journal of Student Affairs Research, 7(2), 112-128.

Riswandha, Y., & Pratiwi, A. S. (2024). Reviktimisasi Korban Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi: Studi Fenomenologi di Jawa Tengah dan DIY. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 15(1), 77-95.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Lestari, P., & Firdaus, M. (2024). Evaluasi Implementasi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 di Perguruan Tinggi Jawa Tengah: Tantangan dan Rekomendasi. Journal of Education Policy and Administration, 8(1), 33-50.

Sari, D. P., & Pratama, A. (2023). Efektivitas Metode Ceramah dan Diskusi Terstruktur dalam Meningkatkan Pemahaman Hukum tentang Kekerasan Seksual pada Mahasiswa Fakultas Hukum. Jurnal Ilmiah Pendidikan Hukum dan Hak Asasi Manusia, 5(2), 89-104.

Chen, L., Wang, Y., & Rossi, A. (2022). The efficacy of audiovisual interventions in sexual violence prevention education among university students. Journal of Interpersonal Violence, 37(17-18), NP16634–NP16658.

Kettrey, H. H., Marx, R. A., & Tanner-Smith, E. E. (2023). Effects of bystander programs on the prevention of sexual assault among adolescents and college students: An updated systematic review and meta-analysis. Campbell Systematic Reviews, 19(1), e1307.

Garcia, R. M., Edwards, K. M., & Waterman, E. A. (2023). Reducing barriers to reporting sexual assault: The role of trusted authority figures and clear institutional messaging. Psychology of Violence, 13(1), 1-12.




DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v8i4.597

Article Metrics

Abstract viewed : 0 times
PDF files downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/

Copyright of Jurnal Pengabdian Kesehatan. ISSN: 2614-3593 (Print) and 2614-3607 (Online). 
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License