OPTIMALISASI PERAN REMAJA PUTRI DALAM MEMUTUS RANTAI STUNTING SEJAK DINI DI DESA SOCO KECAMATAN KABUPATEN KUDUS
(1) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(2) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(3) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(4) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(5) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(6) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(7) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(8) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(*) Corresponding Author
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang tidak hanya terjadi pada balita, tetapi juga dapat dialami oleh remaja putri sebagai akibat dari kekurangan gizi jangka panjang. Remaja putri merupakan kelompok rentan karena berada pada fase pertumbuhan cepat serta persiapan menuju masa reproduksi, sehingga kondisi gizi yang tidak optimal dapat berdampak pada kesehatan diri dan generasi selanjutnya. Kurangnya pengetahuan tentang stunting, anemia, pola makan seimbang, serta perilaku hidup sehat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting pada remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri mengenai stunting, meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak, serta upaya pencegahan dan penatalaksanaannya. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan berbasis komunitas melalui penyuluhan dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang dilaksanakan selama 45 menit kepada remaja putri di lingkungan masyarakat. Media yang digunakan meliputi leaflet dan presentasi visual untuk mempermudah pemahaman materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait konsep stunting, faktor risiko, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang, konsumsi zat gizi mikro, pencegahan anemia, dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Peserta juga mampu menjelaskan kembali materi yang disampaikan dan menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Pembahasan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap pencegahan stunting sejak dini. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan kesehatan berperan penting dalam upaya pencegahan stunting pada remaja putri sebagai langkah strategis untuk memutus siklus stunting antargenerasi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Listyarini, A. D., Fatmawati, Y., & Savitri, I. (2020). Edukasi Gizi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Sebagai Upaya Tindakan Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 73-83.
Listyarini, A. D., Pangestu, N. K., & Cahyanti, L. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Kecamatan Dawe. Journal Keperawatan, 2(2), 116-129.
Listyarini, A. D., Pujiati, E., Mubaroq, M. H., Arsy, G. R., Rahmawaty, A., Wijaya, H. M., & Sari, D. M. (2024). Edukasi Pencegahan Stunting pada Ibu Balita Di Posyandu Dahlia Desa Sadang Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 7(1), 359-366.
Listyarini, A. D., Handayani, O. W. K., & Farida, E. (2025). The Effect Of Group Guidance With The Mind Mapping Method On Increasing The Knowledge Of Fertile Age Couples In Efforts To Prevent Stunting. In Proceedings of International Conference on Health Science, Practice, and Education (pp. 391-400).
Budiati, R. E., Indriani, N., & Listyarini, A. D. (2023). Factors Related To Stunting Incidence In Toddlers. In Proceeding Cendekia International Conference Health and Technology (Vol. 1, pp. 481-488).
Cahyani, D., & Listyarini, A. D. (2020). Hubungan Perilaku Ibu Tentang Gizi Seimbang Pada Balita Dengan Kejadian Stunting Di Desa Undaan Kidul Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Prosiding HEFA (Health Events for All), 4.
Ameliasari, D., Listyarini, A. D., Pujiati, E., & Purwandari, N. P. (2024). Distribusi Prevalensi Kejadian Stunting pada Balita dengan Penyakit Penyerta di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungrejo Kabupaten Kudus. In Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo (Vol. 3, No. 2, pp. 1441-1450).
Listyarini, A. D. (2023). Overview Of Parents’ Parts About Stunting Prevention Behavior. In Proceeding Cendekia International Conference Health and Technology (Vol. 1, pp. 33-38).
Muchtar, F., Rejeki, S., Elvira, I., & Hastian, H. (2023). Edukasi pengenalan stunting pada remaja putri. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(2), 138-144.
Rasdianah, N., Yusuf, M. N. S., & Tandiabang, P. A. (2023). Edukasi anemia bagi remaja putri sebagai upaya pencegahan dini stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(2), 97-102.
Valeriani, D., Wibawa, D. P., Safitri, R., & Apriyadi, R. (2022). Menuju Zero Stunting Tahun 2023 Gerakan Pencegahan Dini Stunting Melalui Edukasi pada Remaja di Kabupaten Bangka. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 2(2), 84-88.
Siahaya, A., & Tahapary, W. (2024). Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) dan Pelatihan Gizi Seimbang Pada Remaja Putri Untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini. Karya Kesehatan Siwalima, 3(1), 8-15.
Manwell, L. A., Tadros, M., Ciccarelli, T. M., & Eikelboom, R. (2022). Digital dementia in the internet generation: excessive screen time during brain development will increase the risk of Alzheimer's disease and related dementias in adulthood. Journal of integrative neuroscience, 21(1), 28. https://doi.org/10.31083/j.jin2101028
De Andrade Cairo, R. C., Rodrigues Silva, L., Carneiro Bustani, N., & Ferreira Marques, C. D. (2014). Iron deficiency anemia in adolescents; a literature review. Nutricion hospitalaria, 29(6), 1240–1249. https://doi.org/10.3305/nh.2014.29.6.7245
GBD 2021 Demographics Collaborators (2024). Global age-sex-specific mortality, life expectancy, and population estimates in 204 countries and territories and 811 subnational locations, 1950-2021, and the impact of the COVID-19 pandemic: a comprehensive demographic analysis for the Global Burden of Disease Study 2021. Lancet (London, England), 403(10440), 1989–2056. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(24)00476-8
DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v9i1.599
Article Metrics
Abstract viewed : 8 timesPDF files downloaded : 3 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/
Copyright of Jurnal Pengabdian Kesehatan. ISSN: 2614-3593 (Print) and 2614-3607 (Online).
