PENDIDIKAN KESEHATAN METODE DEMONSTRASI TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI KEARIFAN LOKAL DI DESA PAGERAJI KECAMATAN CILONGOK

Noor Yunida Triana(1*), Noor Rochmah Ida Ayu Tresno Putri(2)

(1) Universitas Harapan Bangsa
(2) Universitas Harapan Bangsa
(*) Corresponding Author

Abstract


       Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dialami balita di seluruh dunia terutama di negara berkembang. Masalah stunting disebabkan beberapa faktor antara lain tingkat pengetahuan ibu dalam memberikan Makanan Pendamping ASI (MP ASI) yang tepat. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dengan pemberian pendidikan kesehatan. Berdasarkan prasurvei, didapatkan data di Desa Pageraji menduduki peringkat 3 angka stunted pada balita, yaitu 19.36%. Berdasarkan wawancara didapatkan ibu balita memberikan makanan kurang sehat ke balita seperti mie instan dan frozen food.  Menilik hal tersebut, dosen Universitas Harapan Bangsa bermaksud melakukan kegiatan pendidikan kesehatan metode demonstrasi tentang MP ASI kearifan lokal di Desa Pageraji Kecamatan Cilongok. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang MP ASI kearifan lokal di Desa Pageraji Kecamatan Cilongok. Metode PKM dilakukan 3 tahap, pertama sosialisasi pada ibu balita, kedua pelaksanaan pelatihan pembuatan MP ASI, ketiga penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil PKM menunjukkan adanya pengetahuan peserta sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian dalam kategori cukup sejumlah 50.7% (71 peserta) dan tingkat pengetahuan dalam kategori baik sejumlah 17.9% (25 peserta). Tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori baik sejumlah 54.3% (76 peserta). Pendidikan kesehatan memberikan stimulus dan informasi ke otak, sehingga membuat peserta menjadi tahu dan mendapat ilmu baru. Hal ini membuat tingkat pengetahuan peserta menjadi meningkat. Simpulannya, terdapat peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dari awalnya tingkat pengetahuan baik sejumlah 17.9% menjadi 54.3%. Luaran dari PKM ini adalah HKI buku saku dan jurnal pengabdian masyarakat terakreditas nasional.


Keywords


Demonstrasi; Kearifan lokal; Makanan pendamping ASI; Stunting; Pendidikan kesehatan

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Jakarta.

Abdat, M., & Chairunas. (2021). Analysis of Status of Oral Stunting in Toddlers and It Relationship with Mother’s Parenting. Proceedings of the 2nd Aceh Internasional Dental Meeting 2021.

Haris, F., Fauziah, V., Octa, Y., Zarya, F., Pranoto, N. W., Rahman, D., Adrian, V., Orhan, B.E., & Karacam, A. (2024). Observation of Stunting Status with The Motor Skills of Toddler Children. 20 (41), 103-111.

Supriatin, E., Sudrajat, D.A., Annisa, F., & Lindayani, L. (2020). The Effect of Stunting on Cognitive and Motor Development in Toddler Children: Literature Review. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 3 (2), 31-41.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Asuh, Pola Makan dan Sanitasi. Kementerian Kesehatan RI.

Jasmawati, & Setiadi, R. (2020). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Status Gizi Balita. Mahakam Midwefery Journal, 5 (2), 99-166.

Septikasari. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Memengaruhi. Yogyakarta: UNY Press.

Ismanto, H. (2023). Uji Organoleptik Keripik Udang (L. vannmei) Hasil Penggorengan Vakum. Jurnal AgroSainTa: Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa, 6 (2), 53-58. https://doi.org/10.51589/ags.v6i2.3137.

Aisyah, N., Hervidea, R., & Kustiani. (2025). Formulasi, Uji Hedonik dan Nilai K Gizi Makro Cookies Ubi Ungu Substitusi Tepung Ikan Lele sebagai Alternatif Makanan Tambahan untuk Mencegah Stunting. Journal of Citizen Research and Development.

Lamusu, D. (2018). Uji Organoleptik Jalangkote Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L.) sebagai Upaya Diversifikasi Pangan. Jurnal Pengolahan Pangan, 3 (1), 9-15. https://doi.org/10.31970/pangan.v3i1.7.

Notoadmodjo, S. (2017). Promosi dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta

Adnyana, I. M.D.M. (2023). Populasi dan Sampel. Metode Penelitian Kuantitatif, 14 (1): 103-116.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Purbasari, C., Khalid, F., Fadla, M., & Nurwati, B. (2023). Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Karies pada Anak-Anak. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 414-419.

Hamid, A., & Mustofa. (2020). Media Pembelajaran. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Admin, & Suryanti, Y. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Metode Ceramah dan Leaflet terhadap Tingkat Kecemasan Primigravida. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 11(22). https://doi.org/10.52047/jkp.v11i22.118.

Wulandari, F., Sukardi, S., & Masyhuri, M. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guide Inquiry) Berbantuan Media Power Point terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 1327-1333. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3.752.

Salsabila. (2019). Edukasi dengan Media Video Animasi dan Powerpoint Sayur dan Buah, Jurnal Riset Kesehatan, 11(1), 183-190.




DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v8i4.590

Article Metrics

Abstract viewed : 4 times
PDF files downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/

Copyright of Jurnal Pengabdian Kesehatan. ISSN: 2614-3593 (Print) and 2614-3607 (Online). 
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License