PENGUATAN KETAHANAN JIWA REMAJA SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN NAPZA BERBASIS SEKOLAH DI KATUMBANGAN

Fredy Akbar K(1*), Syamsidar Syamsidar(2), Darmiati Darmiati(3), Adi Hermawan(4), Nur Asyik(5)

(1) STIKES Marendeng Majene
(2) Poltekkes Kemenkes Mamuju
(3) STIKES Marendeng Majene
(4) STIKES Amanah Makassar
(5) RSUD Hajjah Andi Depu
(*) Corresponding Author

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi risiko penyalahgunaan NAPZA , memperkuat ketahanan mental remaja, dan membangun model sekolah tangguh anti NAPZA berbasis data di perdesaan. Pelaksanaannya dilaksanakan oleh Dosen Keperawatan Jiwa Institut Hasan Sulur bekerja sama dengan pihak sekolah, BNN Kabupaten Polewali Mandar, Dinas Kesehatan, dan pemerintah desa. Metode yang digunakan antara lain pelatihan instrumen skrining, skrining kesehatan jiwa dengan Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ), skrining risiko penyalahgunaan NAPZA menggunakan Alcohol, Smoking and Substance Involvement Screening Test (ASSIST), edukasi kelompok, dan refleksi diri melalui kegiatan malam meditasi dan deklarasi anti NAPZA. Sasaran kegiatan adalah 107 siswa SMP dengan rentang usia 12–15 tahun. Hasil skrining menunjukkan lebih dari seperempat siswa memiliki skor emosional abnormal, dan paparan dini terhadap zat legal dan ilegal ditemukan risiko rendah hingga sedang. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi skrining ganda terpadu untuk pendidikan ketahanan dapat dilakukan secara kolaboratif di tingkat sekolah. Kendala berupa terbatasnya pendamping profesional dan kurangnya konseling lanjutan menjadi catatan untuk perbaikan di masa mendatang. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain melalui penguatan jejaring lintas sektor dan pengembangan modul pembelajaran ketahanan mental secara berkelanjutan.


Keywords


Resiliensi mental; Penyalahgunaan NAPZA; Skrining terpadu; Sekolah tangguh anti-NAPZA

Full Text:

PDF

References


BNN RI. (2022). Statistik Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia 2022. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. https://bnn.go.id/publikasi/statistik-penyalahgunaan-narkoba-di-indonesia-2022/

WHO. (2021). Adolescent Mental Health. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

R. Goodman, T. Ford, H. Simmons, R. G. &H. M. (2003). Using the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) to screen for child psychiatric disorders in a community sample. International Review of Psychiatry, 15(1–2), 166–172. https://doi.org/10.1080/0954026021000046128

Handayani, E., Lestari, D., & Widyastuti, R. (2021). Peningkatan literasi resiliensi mental remaja melalui pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan Jiwa. 9(2), 113–120. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/6789

UNODC. (2022). Drug Use Statistics. United Nations Office on Drugs and Crime. https://www.unodc.org/unodc/en/data-and-analysis/statistics/drug-use.html




DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v9i1.540

Article Metrics

Abstract viewed : 20 times
PDF files downloaded : 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/

Copyright of Jurnal Pengabdian Kesehatan. ISSN: 2614-3593 (Print) and 2614-3607 (Online). 
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License