Manajemen Self Care dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Terdampak Demam Berdarah (DBD)

Iin Inayah(1*), Fauziah Rudhiati(2), Mulyati Mulyati(3), Yayat Suryati(4), Murtiningsih Murtiningsih(5)

(1) Universitas Jenderal Achmad Yani
(2) Universitas Jenderal Achmad Yani
(3) Dinas Kesehatan Kota Cimahi
(4) Universitas Jenderal Achmad Yani
(5) Universitas Jenderal Achmad Yani
(*) Corresponding Author

Abstract


Demam berdarah (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue di mana penularannya melalui melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Nyamuk aedes aegypti banyak ditemukan di daerah tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi, hal ini dikarenakan nyamuk ini sangat mudah berkembang biak di daerah yang tergenang air. Penyakit demam berdarah memiliki tanda dan gejala seperti demam, perdarahan di bawah kulit, nyeri ulu hati bahkan dapat menyebabkan dengue syok sindrom dan kematian pada penderitanya. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang manajemen self care pencegahan dan  penatalaksanaan demam berdarah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk Manajemen Self Care dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Terdampak Demam Berdarah (DBD). Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan tatap muka, ceramah, tanya jawab dan diskusi online dengan platform zoom, tentang penyakit demam berdarah, pencegahan serta penatalaksanaan demam berdarah. Sebelum dan sesudah penyuluhan keluarga pasien diberikan kuesioner untuk menilai pengetahuan keluarga tentang materi yang disampaikan. Kuesioner diberikan pada 220 warga wilayah binaan puskesmas, terdapat peningkatan dari rata-rata pre test 70 menjadi 95 pada post test, meningkat 25%. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik, keluarga pasien sangat antusias dan mereka berkomitmen untuk menerapkan Langkah-langkah pencegahan dan penatalaksanaan demam berdarah sehingga kejadiaan yang saat ini dialami tidak terulang kembali.


Keywords


Demam Berdasar; Manajemen Self Care; Pencegahan; Penatalaksanaan

Full Text:

PDF

References


Sembiring EE. (2023). Edukasi pencegahan dan pertolongan pertama demam berdarah dengue di rumah. Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. 4(1):01-5.

Fitrianingsih, N., Mulyani, S., & Suryaman, R. (2021). Upaya pencegahan DBD melalui peningkatan kualitas pengetahuan masyarakat tentang cara penyebaran dan pemberantasan penyakit DBD. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 40–44..

Ridho, M .Rasyid, Dalilah, and Chairil Anwar. (2017). Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat tentang DBD dengan jumlah larva nyamuk. Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya 3 (1): 39–51.

A.S. Pratiwi, Hanna Mutiara, and Hanif Fakhruddin. (2018). Perbedaan peningkatan pengetahuan tentang demam berdarah dengue antara metode ceramah dan video animasi pada murid kelas V dan VI SD Negeri 12 Metro Pusat. Majority 7: 41–48.

Kemenkes RI. (2023). Informasi Singkat DBD 2023. Diunduh dari website: https://p2pm.kemkes.go.id/publikasi/inf ografis/informasi-singkat-dbd-2023.

E. A. Yuliyani, R. H. Setyorini, E. Triani, P. S. Sari, and I. E. Ajmala. (2021). Pendidikan kesehatan upaya pencegahan penyakit demam berdarah di lingkungan sekolah, J. PEPADU. 2: 64–67.

P. K. Tokan and M. S. Sekunda. (2019). Analysis of the level of larvae Aedes aegypty with the risk of transmission of dengue hemorrhagic fever,” J. Kesehat. Prim. 4: 70–75.




DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v9i2.528

Article Metrics

Abstract viewed : 0 times
PDF files downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/

Copyright of Jurnal Pengabdian Kesehatan. ISSN: 2614-3593 (Print) and 2614-3607 (Online). 
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License